sesak mendekap dalam bayang,
serasa dijemput paksa Izrail dalam peluk pangkumu,
dengan satu kata berpetik dua, " banci "
aku kecut; meski pada gerimis,
bahkan menjadi amunisi yang ganas menyerang.
aku meredup kawan,,
aku seperti dipijak,
merebah pada naluri dan asa,
namun kau,dia atau mereka,
seakan menjadi pedang waktu,
membabat langkah ku yang pasi dan tanggung,
ah,,ku pikir kau juga punya ratapan yang sama kawan,
jeritan yang sama,
debar dan haru yang sama,
tapi lakon yang simpang siur dan agak rancu,,
kawan,,
"aku bukan kreasi pikiran dia,kau,atau mereka",
aku adalah dekap pada Tuhanku,
dan selalu menyatu dengan bait-bait malam.
blangpidie, 02/03/2011; 23:19.
serasa dijemput paksa Izrail dalam peluk pangkumu,
dengan satu kata berpetik dua, " banci "
aku kecut; meski pada gerimis,
bahkan menjadi amunisi yang ganas menyerang.
aku meredup kawan,,
aku seperti dipijak,
merebah pada naluri dan asa,
namun kau,dia atau mereka,
seakan menjadi pedang waktu,
membabat langkah ku yang pasi dan tanggung,
ah,,ku pikir kau juga punya ratapan yang sama kawan,
jeritan yang sama,
debar dan haru yang sama,
tapi lakon yang simpang siur dan agak rancu,,
kawan,,
"aku bukan kreasi pikiran dia,kau,atau mereka",
aku adalah dekap pada Tuhanku,
dan selalu menyatu dengan bait-bait malam.
blangpidie, 02/03/2011; 23:19.

"Aku bukan kreasi pikiran dia, kau, atau mereka", dahsyat kata2nya!!!!
BalasHapusMaju terus kawan!!